Rabu, 30 Maret 2022

Pengertian AT dan ATX

AT DAN ATX 





     Power Suplly merupakan bagian komputer yang berfungsi untuk mensuplly tegangn listrik , agar perangkat keras komputer dapat beroperasi. Power Suplly bekerja dengan mengubah tegangn listrik AC menjadi DC agar dapat digunakan komputer. Sebab komputer hanya depet beroperasi pada tegangan DC.
     Selain mengubah tegangn listrik AC menjadi DC, power suplly juga bertugas untuk menyeluruh tegangn listrik tersebut ke berbagai komponen komputer seperti motherboard, harddisk, cooling fan, dan CD atau DVD Room. Oleh karena itu sebaiknya patikan bahwa perangkat komputer anda menggunakan power suplly yang berkualitas baik. Sebab jika tegangan CD yang dihasilkan oleh power suplly tidak rata (terdapat banyak ripple), maka dalam pemakaian jangka panjang, akan merusak komponen lain.


PENGERTIAN POWER SUPLLY AT




    Power Suplly AT adalah power suplly yang digunakan pada komputer XT, AT, pentium I, dan pentium II. Kabel daya ke motherboard pada power suplly ini terdiri atas 2 konektor (P8 dan P9) yang masing-masing memiliki 6 pin (total 12 pin). Ciri paling menonjol dan power suplly tipe ini adalah memiliki tombol On/Off yang langsung dihubungkan ke casing komputer. Dengan demikian, untuk menyalakan ataupun mematikan komputer, pengguna harus menekan tombol On/Off hanya sekitar 250 watt atau kurang.

PENGERTIAN POWER SUPLLY ATX




    Power Suplly ATX merupakan pengembangan dari power suplly AT. Power suplly ini digunakan pada komputer pentium III keatas. Kabel yang memiliki 20 pin (minimal). Power suplly ATX memiliki power switch yang memungkinkan penggina untuk mematikan komputer tanpa perlu menekan tombol off secara manual. Hanya dengan mengklik tombol shutdown pada keyboard. Power suplly ATX terbaru juga dilengkapi dengan konektor tambahan power SATA. Poer suplly ATX memiliki kapasitas daya yang lebih besar, juga lebih efisien jika dibandingkan dengan power suplly AT.


PERBEDAAN POWER SUPLLY AT DAN ATX





1. Perbedaan tombol power: Power suplly AT memiliki saklar On/Off yang dioperasikan secara manual (dipasang pada casing), sehingga untuk menghidupkan atau mematikan komputer harus menekan tombol. Pada power suplly ATX, status On atau Off diatur oleh operating system. Sehingga untuk mematikan komputer tidak perlu menekan tombol off secara manual, cukup klik shutdown.

2. Perbedaan jumlah pin pada kabel daya ke motherboard: Psu AT memiliki 12 pin, sedangkan psu ATX memiliki 20 pin.

3. Perbedaan pemasangan kabel daya ke motherboard: Psu AT terisi dari 2 konektor power P8 dan P9 yang dalam pemasangannya diperlukan kehati-hatian agar tidak terbalilk. Sedangkan konektor pada psu ATX telah disesuaikan dengan poert konektor power pada motherboard, sehingga pemasangannya lebih mudah, dan tidak mungkin terbalik.

4. Perbedaan tipe komputer yang menggunakannya: Power suplly AT, merupakan psu tipe lama yang digunakan pada komputer XT, AT, pentium I, dan pentium II. Sedangkan power suplly ATX merupakan hasil pengembangn dari psu AT, dan digunakan pada komputer pentium III keatas.

5. Perbedaan kapasitas daya: Psu AT memiliki kapasitas kurang dari 250 watt, sedangkan psu ATX memiliki kapasitas daya yang lebih besar, sesuai kebutuhan persangkutan komputer terbaru saat ini. Selain itu juga lebih efisien.












   













Continue reading Pengertian AT dan ATX

Jumat, 14 Januari 2022

Portofolio

 PORTOFOLIO

Apa Itu Portofolio?

    Secara umu, portofolio merupakan kumpulan  dari dokumen, kelompok, organisasi, perusahaan, lembaga,ataupun yang semisalnya. Bertujuan untuk mendokumentasikan suatu perkembangn dalam mencapai tujuan yang telah dicapai. Jadi, portofolio merupakan laporan lengkap dari suatu dokumen dan hasil karya secara menyeluruh dari ativitas seseorang yang dilakukan.
Portofolio bersifat dokumen yang terbuat dengan lembaran-lembaran kertas dan terdiri dari kumpulan historis pencapaian yang berhasil diraih seseorang. Portofolio sendiri dibuat dengan berbagai komponen sehingga nantinya menjadi sebuah dokumen dan siap untuk dilampirkan. Komponen yang dimaksud adalah seperti daftar isi, lampiran CV, visi & misi, pencapaian, dan lain sebagainya. Berikut secara lengkapnya antara lain:
  1. Daftar isi: memuat hal-hal apa saja yang dijelaskan dalam portofolio tersebut agar memudahkan mecari informasi yang diperlukan oleh klien.
  2. Lampiran CV atau Resume: lampiran biodata diri agar klien dapat mengetahui secara personal dan besaran kapasitas diri kamu yang gtermuat dalam lampiran tersebut.
  3. Visi & Misi: umumnya, visi & misi berisi tentang uraian darintarget pencapaian dari masa depan yang ingin diraih .
  4. Lampiran Keterampilan dan Pengalaman: berisi informasi mengenai keterampilan atau keahlian yang dimiliki.
  5. Contoh Hasil Karya atau Capaian: berupa melampirkan contoh hasil karya atau capaian yang pernahdiraih agar meyakinkan klien pada kapasitas yanng kamu miliki.
  6. Lampiran Penghargaan: informasi mengenai penghargan-penghargaan yang pernah ditoreh, namun harus tetap pada bidang yang sesuai.
Jenis Portofolio dari Berbagai Bidang

Terdapat beberapa jenis portofolio dari berbagai macam bidang, yaitu:

1. Portofolio Keuangan

    Portofolio dalam bidang keuangan mengartikan sebagai sekumpulan investasi yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau koperasi tertentu. Portofolio tersebut biasanya menggambarkan secara lengkap mengenai perusahaan bersangkutan, termasuk memberi gambaran terhadap pihak-pihak mana saja yang telah berinvestasi dengan perusahaan. Adapun tujuan pembuatan portofolio keuangan ini yakni untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi dalam sebuah investasi perusahaan.

2. Portofolio dalam Bidang Politik dan Pemerintah

    Orang-orang yang bergerak di bidang manajemen dan pemasaran membutuhkan portofolio sebagai lampiran saat ingin menjalin kerja sama dengan suatu perusahaan. Dengan menggunakan dokumen portafolio yang dimiliki, harapannya proses kerja sama dapat berjalin dengan mudah.

3. Portofolio dalam Bidang Pendidikan

    Portofolio pendidikan umumnya berbentuk sebuah catatan atau berkas yang digunakan untuk menunjukkan pencapaian dan prestasi yang dimiliki oleh seseorang. Portofolio ini biasanya digunakan oleh pihak-pihak tertentu secara akademik. Adapun contoh portofolio dalam dunia pendidikan yaitu ijazah, raport, sertifikat penghargaan akademik, piagam penghargaan, dan masih banyak lainnya.

4. Portofolio dalam Bidang Seni

    Sementara dalam bidang seni, portofolio adalah bukti-bukti hasil atau karya yang pernah dibuat oleh seorang seniman. Portofolio seni biasa digunakan saat sang seniman, artis, ataupun arsitek sedang mencari pekerjaan ataupun saat mengikuti tender tertentu. Banyak sekali contoh portofolio dalam bidang seni, yang diantaranya adalah cetak biru, kliping, lukisan, dan lain sebagainya.

Manfaat Pentingnya Portofolio

Portofolio memiliki manfaat untuk penunjang karir kita. Berikut adalah manfaat yang kamu dapatkan jika mampu membuat portofolio yang bagus.

1. Menunjukkan Profesionalitas

    Tidak bisa dipungkiri, lewat portofolio kamu akan terlihat profesional di mata orang lain, terutama saat melamar kerja ke sebuah perusahaan.
    Saat sedang mencari kerja, perekrut dapat mengetahui terlebih dahulu kualitasmu lewat portofolio yang sudah dibuat

2. Membuka Potensi untuk Mendapatka Klien

    Menurut skill ahare, portofolio sangat penting bagi freelance dalam mendapatkan klien. Kenapa hal itu bisa terjadi? Sebab, lewat portofolio yang sudah kamu buat, klien di luar sana dapat mengetahui karyamu secara langsung. Jika mereka tertarik dengan hasil kerjamu, besar kemungkinan klien akan menghubungimu dan mengajak untuk kolaborasi dalam membangun sebuah proyek.
    Sebagai contoh, kamu adalah seorang freelance writer dan sedang membangun sebuah blog yang bertema travelling. Nah, tanpa disengaja ada perusahaan travel yang sedang melihat blogmu dan mereka sangat tertarik dengan hasil kerjamu. Sayangnya manfaat dari portofolio yang satu ini terkadang masih tidak disadari oleh kebanyakan orang.

3. Membangun Personal Branding

   Dalam portofolio, kamu tentu mempunyai hasrat untuk menampilkan hasil karya yang ingin diperhatikan kepada orang-orang lewat website. Dengan demikian, lama-kelamaan personal branding-mu akan tersuusun dengan rapi lewat portofolio yang telah dibuat.
    Sebagai contoh, kamu seorang fotografer outdoor. Hasil fotomu telah dipajang di website dan sudah dilihat oleh banyak orang. Saat orang menyukai hasil karyamu, mereka akan mengenalmu sebagai seorang fotografer dengan berbagai proses yang telah dilewati. Dari situ, tidak menutup kemungkinan kamu akan diundang untuk menjadi pembicara di berbagai seminar atau bahkan mengajar di kelas online.

4. Mengeksplorasi Kreativitas

    Sonia Cerezo dari Sonia Career lewatForbes mengatakan bahwa keindahan sebuah portofolio terletak pada seseorang yang berhasil memamerkan bentuk karya terbaiknya kepada semua orang. Karya tersebut bisa dibuat dalam bentuk format apapun, seperti website, YouTube, podcast dan sebagainya. Dari siti, kamu dapat mengeksplorasi terus kreativitasmu dalam membuat portofolio supaya terlihat bagus dan berbeda dari yang lain.
    Kretivitas menjadi salah satu skill yang harus diingatkan secara konsisten supaya membantu dalam menggapai karier impian ke depannya. Secara tidak langsung, manfaat dari portofolio adalah memudahkan kamu dala mencari pekerjaan.

5. Sebagai Refleksi Diri

    Pengertian portafolio tanpa disadari juga bermanfaat untuk reflrkdi diri. Dilansir dari Career Trend, sebagian besar orang membuat portofolio untuk tujuan profesional.
    Dalam proses membuatnya, orang-orang akan mencari kira-kira minat atau bakat apa yang mereka punya selama itu serta mendalami kekuatan dan kelemahan diri. Selain itu, mereka dapat mengamati proses serta evaluasi yang harus ditingkatkan. Bisa dibilang, ini meruapakan manfaat yang luar biasa dari portofolio. Sebab, orang-orang akan mengenal dirinya semakin dalam.

6. Mengasah Skill

    Portofolio akan selalu berkembang dari waktu ke waktu. Tidak mungkin kamu akan membuat format yang sama dari sebelumnya karena akan terlihat monoton. Untuk membuat format yang berbeda, setidaknya kamu harus mengasah skill secara konsisten.

Cara Membuat Portofolio

Berikut cara membuat portofolio

1. Buat Daftar Isi
    Dengan membuat daftar isi, kamu akan memudahkan pembaca untuk melihat dokumen kamu. Jadi, buat daftar isi sesuai data yang kamu miliki.

2. Lampirkan Data Diri
    Meskipun portofolio adalah hasil dokumentasi prestasi kamu, tetapi tak ada salahnya memasukan data diri. Berikan data diri berupa informasi kontak seperti e-mail, nomor telepon, sejarah akademik, dan pengalaman kerja atau institusi secara singkat.

3. Beritahu Tujuan
    Jelaskan tentang tujuan dan pencapaian yang hendak kamu capai pada portofolio. Jelaskan juga visi dan misi kamu dalam jangka waktu pendek dan jangka waktu panjang. Dengan begini, seseorang dapat menilai tenyang diri kamu.

4. Beritahu Keterampilan dan Pengalaman
    Pada bagian ini, uraikan dengan lengkap dan detail perihal keterampilan dan pengalaman kamu. Masukkan sesuai keterampilan dan pengalaman yang kamu miliki. Berikan penjelasan tentang karya-karya tersebut mulai dari latar belakang, kapan, dimana, dan tujuannya.

5. Sertakan Contoh Hasil Karya
    Tanpa adanya bukti hasil karya atau penghargaan yang kamu miliki, portofolio tentulah tidak lengkap. Justru bukti-bukti inilah yang membuat portofolio semakin meyakinkan. Lampiran ini bisa berupa foto, lembaran sertifikat, tulisan, atau video.

6. Melampirkan Testimoni dari Klien
    Nah, melampirkan testimoni dari kelien atau atasan kamu sebelumnya bisa menjadi nilai tambah. Hal ini bisa menambah rasa percaya diri kamu dan seseorang yang membaca portofolio tersebut. Jangan lupa, sertakan dengan jelas nama lengkap pemberi testimoni, jabatan, dan institusinya.

Kesimpulan dan Penutup

Untuk menarik calon klien dengan independen, tidak ada yang lebih penting dari portofolio anda. Portofolio yang baik dapat membantu anda mendapatkan klien yang anda cari dan menarik perhatian para profesional yang dapat memajukan karier anda. Ini adalah metode yang membutuhkan perawatan sepanjang durasi karir anda yang menuntut banyak waktu dan disiplin dalam membuatnya.

Sebagai pemula, portofolio adalah kartu panggilan visual anda yang memungkinkan dunia mengetahui apa yang telah anda capai dan apa saja kemampuan yang anda kuasai. Portofolio anda akan menjadi riwayat semua pekerjaan anda dan menjadi ruang pamer smua kemampuan anda. Oleh sebab itu rancang portofolio anda dengan struktural, rapi dan juga unik sehingga anda akan menonjol diantara portofolio lainnya di dunia maya.





    








Continue reading Portofolio

Jurnal

 JURNAL

Apa Itu Jurnal?

    Jurnal atau pencatatan adalah suatu formulir yang digunakan dalam mencatat semua kegiatan transaksi yang terjadi sesuai urutan tanggal ke tabel-tabel yang mencantumkan keterangan serta jumlah nominal debet dan kredit serta memiliki nilai akhir yang harus seimbang. Dalam ilmu perakuntansi jurnal adalah tempat pertama penumpangan transaksi yang terjadi.

Tujuan Jurnal

    Tujuan jurnal umum diantaranya adalah untuk melakukan penilaian, pencatatan dan indentifikasi kegiatan ekonomi berbagai macam jenis transaksi yang terjadi didalam suatu perusahaan. Selain itu jurnal umum juga digunakan dalam mempermudah proses dan pemindahan serta penentuan keterangan kegiatan transaksi yang terjadi kedalam akun sesuai dengan data transaksi yang terjadi.

Perinsip Dasar Pembuatan Jurnal

Ada beberapa prinsip dasar pembuatan jurnal yang harus diperhatikan:

1. Melakukan indentifikasi dan penilaian bukti transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan. Contoh bukti transaksi memo, faktor, nota, kuitansi, dan lain sebagainya.

2. Menentukan perkiraan atau keterangan akun apa saja yang ada di bukti transaksi yang terjadi dan menentukan golongan termasuk jenis aset, liabilitas, ekuitas, beban atau pendapatan.

3. Menetapkan perhtungan (penjumlahan atau pengurangan) terhadap akun yang ada dengan transaksi yang terjadi.

4. Menetapkan debet atau kredit akun yang terkait dalam transaksi, untuk menentukan pengisian tabel debet atau kredit suatu akun memiliki beberapa metode.

Fungsi Jurnal Umum

1. Fungsi Historis

    Dalam pencatatan sebuah transaksi yang telah teridentifikasi dilakukan pengaturan berdasarkan tanggal muda ke tanggal tua terjadinya sebuah transaksi. Sementara jurnal merupakan penggambaran kegiatan suatu perusahaan dalam sehari-hari secara teratur dan terurut secara menerus. Karena itu jurnal umum memiliki salah satu fungsi historis yang dilakukan secara sistematis dan kronologis.

2. Fungsi Pencatatan

    Jurnal umum memiliki fungsi untuk mencatat semua transaksi yang telah diidentifikasikan dan dinilai serta terjadi dalam suatu perusahaan. Setiap ada perubahan aset, liabilitas, ekuits, bebam dan pendapatan harus dicatat pada jurnal umum, supaya lebih mempermudah pembuatan laporan keuangan suatu peusahaan dapat dikerjakan secara lengkap dan rinci.

3. Fungsi Analisis

    Pencatatan dalam jurnal umum juga memiliki fungsi yang berupa hasil analisis semua transaksi yaitu penetapan pendebetan serta pengkreditan dalam sebuah akun yang terpengaruh. Analisis ini menggunakan metode penggolongan nama akun, pencatatan pendebetan atau pengkreditan harus beserta jumlahnya.

4. Fungsi Informatif

    Catatan yang ada dalam jurnal umum memiliki fungsi untuk berbagai dan memberikan penjelasan atau pemaparan informasi mengenai bukti-bukti pencatatan transaksi yang terjadi dalam suatu periode.


Manfaat Jurnal

Beberapa manfaat jurnal antara lain:
  • Mengetahui adanya kegiatan penghitunan (penjumlahan atau pengurangan) yang terjadi pada suatu perkiraan transaksi.
  • Mengetahui jumlah pengeluaran atau pendapatan yang di catat pada beberapa perkiraan.
  • Mengetahui jumlah/nominal pada debet atau kredit harus seimbang (setara).
  • Membuka kode (referensi) agar bisa diketahui jumlah yang sudah diposting pada buku besar perkiraan yang ada.
Contoh Jurnal Umum Singkat

Transaksi terjadi dibulan mei di PD. Utama Mandiri
  1. Pemilik (Nyonya Riza) menginvestasikan uang tunai sebesar Rp.100.000.
  2. Pembelian barang dagang Rp.10.000 dibayar secara tunai.
  3. Penjualan barang dagang Rp.15.000 dibayar secara tunai.
  4. Diterima per kas dari debitur sebesar Rp.25.000.
























Continue reading Jurnal

Senin, 27 Desember 2021

Internet Of Things

INTERNET OF THINGS




Apa itu internet of things?

     Internet of things adalah suatu konsep atau program dimana sebuah objek memiliki kemampuan untuk mentransmisikan atau mengirimkan data melalui jaringan tanpa menggunakan bantuan perangkat komputer dan manusia. Internet of things atau sering disebut dengan IOT saat iInternet Of Things (IOT) adalah suatu konsep atau program dimana sebuah objek memiliki kemamni mengalami banyak perkembangan.
     
      Perkembangan IOT dapat dilihat mulai dari tingkat konvergensi teknologi nirkabel, microelectromechanical (MEMS), internet, dan QR (Quick Responses) Code. IOT juga sering diidentifikasi dengan RFID (Radio frequency Identification) sebagai metode komunikasi.

     Menurut Ashton pada tahun 2009 definisi awal IOT adalah Internet Of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti pernag dilakukan oleh internet, bahkan mungkin lebih baik. Pernyataan tersebut diambil dari artikel sebagai berikut:
     "Hari ini komputer dan manusia, hampir sepenuhnya tergantung pada internet untuk segala informasi yang sebua terdiri dari sekitar 50 petabyte (satu petabyte adalah 1.024 terabyte) data yang tersedia pada internet dan pertama kali di gagas dan diciptakan oleh manusia. Dari mulai magnetik, menekan tombol rekam, mengambil gambar digital atau memadau kode bar".

Sejarah dan Perkembangan Internet Of Things

     Di tahun 1989, John Romkey dan Simon Hackett mengkoneksikan sebuah pemanggang roti ke internet yang bisa bekerja sesuai komando dari komputer. Saat itu konsep ini dikenal dengan sebutan "embedded internet" atau "pervasive computing". Namun, di tahun 1999 istilah Internet Of Things dicetuskan teknologi RFID tau Radio-Frequency Identification.

     Perkembangan IOT pun dimulai. Dari inovasi RFID yang memungkinkan pelacakkan barang lewat frekuensi radio secara jarak jauh, berlanjut ke berbagai inovasi dalam obyek display data terbentuk bola berwarna atau robot kelinci, lalu dimulaunya penggunaan Internet Protocol (IP) dalam jaringan smart objects tahun 2008, dan IPv6 di tahun 2011 yang memberikan informasi identitas dan lokasi sebuah perangkat dalam jaringa internet.

     Teknologi IOT terus berkembang hingga sekarang. Seperti yang ditunjukkan pada gambar Hype-Cycle hasil riset Gartner 2019 berikut ini, ekspektasi market untum IOT sudah cukup mature sehingga dalam 5-10 tahun teknologi ini akan semakin stabil dan di terima market secara luas. Memasuki generasi ke 2 dan 3, resiko penerapan IOT akan semakin kecil dan 20% dari target market akan menggunakan IOT.

Cara Kerja Internet Of Things

Seperti namnya, Internet Of Things bergantung pada Internet sebagai konektivitas antara sensor atau perangkat yang akan saling berkomunikasi di cloud. Dara dari sensor yang dikirim ke cloud akan i proses oleh software yang akan menentukan action selanjutnya. Action ini bisa berbentuk pengiriman alert, penyesuaian jadwal, penutupan akses pada alat, atau lainnya.

     Solusi IOT dapat dikontrol oleh user lewat dashboard dari komputer, laptop, atau mobile device lainnya. User atau pegawai yang  sudah diberikan izin dapat mengaur dan mengubah action dan rules sesuai kebutuhan perusahaan. Perubahan ini akan dikirim lagi ke cloud lalu sensor yang berkaitan akan segera ter-update. 

Unsur pembentukan Internet Of Things

Teknologi seperti Artifical Intelligence, MAchine Learning, dan Computer Vision bisa ditambahkan ke sistem IOT. Namun pada bentuk yang paling sederhana, inilah 4 elemen utama yang membentuk sebuah sistem IOT:
    
     1. Sensor atau Device

Solusi IOT memiliki berbagai bentuk. Terkadang sebuah device memiliki lebih dari 1 sensor. Contohnya, solusi manajemen aset likuid, INTANK, memiliki sensor temperatur dan sensor pengukur level likuid. Solusi monitoring aset seperyi APM  memiliki 2 device bersensor yang diletakan di aset dan diruangan atau alat transportasi aset.

Sesuai dengan kegunaan masing-masing, sensor-sensor ini bertugas mengumpulkn data setiap saat, sesuai interval waktu yang ditentukan. Karena sensor mengumpulkan dara berukuran kecil, baterai pada device bisa lebih tahan lama, seperti sensor NB-IOT bis bertahan selama 10 tahun tanpa ganti batrai.

    2. Konektivitas

Tanpa konektivitas, data pada device tidak akan sampai ke sistem. Saran komunikasi device dengan sistem IOT bisa beragam. Koneksi seluler, satelit, Wifi, bluetooth, low power wide area network (LPWAN), dan lainnya.

Pemilihn koneksi selalu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untum industri yang menggunakan banyak device kecil di area yang luas seperti pada pertanian dan penyaluran listrik, LPWAN adalah jenis konektivitas tepat. Sedangkan untuk industri finansial yang memerlukan keamanan tinggi, SD-WAN dan Managed Service Connectivity.

    3. Data processing 

Saat data dari ponsor masyk ke cloud, processing pun imulau. Karen data seluler datang dan selalu diperbaharui, software bis melihat perkembangan aset secara real-time dan memastikan aktivitas aset sesuai rule/paremeteryang telah ditentukan.

Prosesnya bis asederhana seperyi memastikan tanggal maintenance truk pengirim di solusi FleetSight. Bisa jug kompleks seperti mengidentifikasi penggunaan masker atau Alat Pelundung Diri (APD) di ruang publik lewat gambar dari kamera security berteknologi Computer Vision.

Proses ini terjadi sangat cepar dan segera mengaktifkan action instan seperti memberi notifikasi pada manajer armada tentang kebutuhan maintenance sebuah truk atau menotifikasi petugas keamanan tentang orang yang tidak mengenakan APD di area yang telah ditentukan.

    4. Dashboard atau User Interface

Dashboard adalah tempat data ditampilkan agar user dapat mengamati aktivitas real-time yng terjadi pada seluruh device dalam lerusahaan. Di sini user jug dapat mengubah pengaturan, rules, dan action yang dilakukan oleh sistem IOT.

Misalnya, dengan menggunakan fitur Location Information (LOCI) sebagai tracker lokasi device, anda bis membuat aturan atau rule bahw mesin EDC tidak bis keluar dari toko. Lalu, anda bisa menentukan action otomatis yang akan terjadi jika rule ini di langgar. Dalam akses ini, anda bisa mematikan koneksi SIM card pada EDC untuk memastikan tidak ada pencurian data. Fitur ini bernama "set and forget automation" yang memerintahkan sistem untuk selalu menggunakan action yng sama saat skenario serupa terjadi.

Dashboard solusi Telkomsel IOT dapat diakses 24 jam dari browser di laptop atau handphone. Sehingga, dimanapun anda berada, anda bisa memantau aktivitas usah dari jarak jauh. User interface yang sederhana memudahkan pegawai untuk mengelola dengan cepat dan mengerti data yang pling komprehensif.

Cara Kerja IOT

Cara kerja Internet Of Things adalah memanfaatkan sebuah argumentasi dari algoritma bahasa pemrograman yang telah tersusun. Dimana, setiap argumen yang terbentuk akan menghasilkn sebuah interaksi yang akan membantu perangkat keras atau mesin dalam melakukn fungsi atau kerja. Sehingga, mesin tersebut tidak memerlukan bantuan dari manusia lagi dan dapat dikendalikan secara otomatis. Faktor terpenting dari jalannya program tersebut terletak pada jaringan internet yang menjadi penghubung antar sistem dan perangkat keras. Tugas utama dari manusia adalah menjadi pengawas untuk memonitoring setiao tindakan dan perilaku dari mesin saat bekerja.

Kendala terbesar dari pengembngan Internet Of Tings adalah dari sisi sumber daya yang cukup mahal, serta penyusunan jaringan yang sangat kompleks. Biaya pengembangan juga masih terlampau mahal dan tidak semua kot atau negara telah menggunakan IOT sebagai kebutuhan primer mereka.

Contoh Internet OF Things

Banyak seklu contoh dari penerapan IOT dalam kehidupan sehari-hari yang tanpa anda sadari sangat dekat dengan anda. Berikut merupakan beberapa contoh bidang yang telah menerapkan teknologi IOT.

    1. Bidang Kesehatan 

Contoh internet of things yang pertama dalam bidang kesehatan. Saat ini, bnyam sekli teknologi advanced yang dapat membantu kinerja dari dokter maupun tenaga medis. IOT juga membuat sebuah terobosan baru dalam pengembangan mesin dan alat medis untuk mendukung kinerja dari tenaga medis agar lebih efektif, tepat, dan mengurangi resiko kesehatan.

Salah satu contoh dari keberadaan IoT dalam dunia kesehatan adalah membantu dalam proses pendataan detak jantung, mengukur kadar gula tubuh, mengecek suhu tubuh dan lain sebagainya. Data yang diperolehakan disimpan dengan penyimpanan data bersekala besar.

    2. Bidang Energi

Dalam bidang energi, terdapat bervariasi permasalahan yang timbul. Mulai dari polusi atau pencemaran, pemborosan, dan berkurangnya pasokan sumberdaya. Oleh karena itu, dengan adanya IoT sendiri mampu untuk mengurangi beberapa resiko tersebut. Misalnya saja, dengan penerapan sensor cahaya mampu untuk mengurangi penggunaan energi listrik.

Dengan sensor tersebut, mampu menangkap partikel cahaya, sehingga saat cahaya tersebut banyak maka lampu akan mati. Namun, saat tidak ada pasokan cahaya, maka lampu akan otomatis menyala.

Kemudian, juga dapat menerapkan pada fungsi penjadwalan yang dilakukan pada mesin oven, mesin pemanas yang telah terintegrasi dalam jaringan internet. Dan contoh konkret yang sering kita jumpai adalah pada smart TV yang telah menerapkan IoT untuk metode pencarian channel disesuaikan dengan pilihan pengguna (user).

    3. Transportasi

Teknologi cerdas juga telah mencapai bidang transportasi umum. Biasanya, anda selalu mengendarai sebuah mobil sendiri esuai dengan aturan dan kemampuan berkendara yang telah anda pelajari. Namun, apakah anda sudah mengetahui saat ini ada penemuan terbaru, dimana anda dapat menjalankan mobil tanpa mengemudi sendiri.

Mobil tersebut dapat berjalan sendiri sesuai dengan prosedur dan terprogram dengan baik. Jadi, anda dapat merasakan sensasi seperti pada sistem autopilot do pesawat. Tahap pengembangan kendara tersebut masih diujicobakan di beberapa negara maju.

Selain kendaraan, sistem lalu lisntas juga termasuk dalam cakupan internet of things. Dengan IoT, mampu untuk mengontrol berbagai sistem lalu lintas saat kondisi macet maupun sepi. Sehingga, mampu mengurangi resiko angka kecelakaan dan pelenggaraan lali lintas yang terjadi.

    4. Lingkungan Umum

Contoh internet of things yang terakhir yaitu dalam bidang lingkungan umum. Dimana segala aktivitas manusia, tumbuhan, maupun hewan dapat dipantau dan diawasi dengan mengguankan teknologi IoT. Misalnya saja, untuk melakukan penelitian kualitas air harus dibutuhkan sumber informasi yang akurat dan terpercaya.

Dengan bantuan internet of things, mampu untuk memncari sumber data secara infalid dan cepat. Tidak hanya itu, cakupan wilayah geografis yang disajikan juga cukup luas dan dapat menjangkau lebih banyak daerah. Dengan bantuan big data, permasalahan mengenai kecepatan transfer data dan pembaca data-data tertutup denganbaik.

Manfaat Internet Of Things

Setelah menegtahui dengan rinci mengenai contoh internet of things, berikutnya masuk pada pembahasaan mengenai manfaat internet of things. Manfaat disisni dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

    1. Memudahkan Proses Konektivitas

Manfaat IoT yang pertama adalah memudahkan dalam proses konektivitas sntara perangkat atau mesin. Semakin koneksi antar jaringan baik, maka sistem perangkat dapar berjalam lebih cepat dan fleksibel.

Anda mungkun masih banyak yang menggunakan alat konversional, namun apabila anda mencoba untuk mengoperasikan sebuah sistem secara terpusat hanya melalui perangkat mobile, maka jawabannya yang pasti adalah dengan menggunakan teknologi cerdas.

    2. Ketercapaian Efisiensi

Manfaat internet of things yang kedua adalah ketercapainya efisiensi kerja. Semakin banyak konektivitas jaringan yang terbentuk, semakin kecil pula jumlah penurunan waktu untuk melakukan tugas. Sehingga, aktivitas dan kinerja manusia menjadi lebih terbantu dengan adanya IoT.

    3. Meningkatkan Efektivitas Monitoring Kegiatan

Dengan menggunakan internet of things, efektivitas untuk mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah. Selain itu, teknologi cerdas juga mempu untuk memberikan rekomendasi atau alternatif pekerjaan yang lebih mudah bagi pengguna.

Kesimpulan
  • Internet of things adalah sebuah konsep dimana objek mampu mengirimkan data menggunakan jaringan untuk melakukan aktivitas kerja tanpa bantuan dari manusia atau unteraksi dengan perangkat komputer.
  • Unsur-unsur IoT terdiri dari beberapa bagian, seperti konektivitas, Artifical Intelligence (AI), perangkat sistem kecil, sensor, dan active engegement. Cara kerja IoT diciptakan dengan membuat argumentasi algoritma pemerograman, untuk menghasilkan interaksi program dengan jaringan internet sebagai penghubung antara kedua hal tersebt.
  • Contoh penerapan IoT dapat dilakukan di berbagai bidang kesenian, transportasi, lingkungan, energi, dan lain sebagainya. Manfaat utama dari internet of things adalah ketercapaian efisiensi, efektivitas, dan konektivitas.



Continue reading Internet Of Things